Pernahkah terpikirkan oleh Anda mengenai perbedaan tandon air plastik dan stainless steel? Ya, kedua bahan utama pembuatan tandon air tersebut merupakan produk yang tersebar di pasaran saat ini. Seperti yang kita ketahui, tandon air adalah wadah besar untuk menyimpan air.

Wadah tersebut memiliki volume atau besarnya masing-masing, mulai dari 300 liter sampai 8000 liter. Ketika kita tinggal di kawasan atau wilayah sulit air, cadangan air akan sangat dibutuhkan. Tentu saja cadangan air itu berasal dari tandon yang menyediakan sumber air darurat.

Pada saat air sulit di dapatkan, tandon akan berpengaruh untuk menyuplai air secara berkala. Hal ini akan sangat membantu jika tandon yang digunakan bervolume besar. Karena semakin besar daya tampungnya maka akan semakin banyak juga air yang bisa disimpan di dalamnya.

Mengetahui Perbedaan Tandon Air Plastik vs Stainless Steel

Dalam segi kegunaan kedua jenis tandon air tersebut sama, yaitu untuk menyimpan air darurat. Namun dalam segi keunggulan dan kekurangan, keduanya berbeda. Biasanya tandon plastik lebih sering digunakan di kawasan perumahan atau pedesaan.

Sedangkan tandon air berbahan stainless steel, lebih cocok digunakan di kawasan perkotaan. Jika dilihat dari segi harganya, tandon plastik lebih murah dibandingkan dengan tandon air stainless. Tentunya hal tersebut sudah bisa dipastikan dengan melihat bahan dasar yang digunakan.

Namun, tandon berbahan dasar stainless steel nyatanya lebih banyak dibutuhkan di perkotaan karena volumenya jauh lebih besar dari plastik. Jika plastik rata-rata di kisaran 300 - 2200 liter, maka stainless steel bisa sampai bervolume 8000 liter untuk satu wadahnya.

Hal ini dikarenakan tandon stainless steel banyak ditemukan di Hotel, tempat wisata atau kawasan perkotaan. Oleh karena itu, volumenya harus besar dan bisa mencukupi banyak orang. Meski begitu, kedua jenis tandon tetap memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kekurangan Kelebihan Tandon Air Plastik vs Stainless Steel

Tandon tempat penyimpanan air pada dasarnya sangat diperlukan di berbagai tempat. Ketika Anda ingin membeli, sebaiknya perhatikan besar volume dan fungsinya terlebih dulu. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasan singkat mengenai kelebihan dan kekurangan keduanya.

1. Tandon Air Berbahan Plastik

Jenis tandon air ini lebih banyak digunakan di kawasan perumahan karena lebih murah, awet, ringan dan mudah untuk dibersihkan. Sifat plastik juga sangat mendukung jenis air apa saja baik itu air tanah atau air PDAM. Bahkan, tandon air ini juga tahan karat dan tahan bocor.

Kekurangan dari tandon air berbahan plastik terletak di ukurannya yang minim. Selain itu, plastik juga sangat mudah berlumut jika air dibiarkan dalam kurun waktu tertentu. Anda perlu membersihkan tandon air plastik secara rutin jika ingin kualitas airnya tetap terjaga.

2. Tandon Air Berbahan Stainless Steel

Untuk jenis tandon air berbahan dasar besi atau stainless steel, memiliki keuntungan dalam segi kapasitas air yang dapat di tampungnya. Selain itu, tandon ini juga bisa menjaga kualitas air dengan sangat baik dalam kurun waktu yang sangat lama.

Namun, air yang digunakan hanyalah air olahan dari PDAM dan tidak bisa air tanah. Alasannya adalah air tanah bisa mengandung asam yang dapat menyebabkan korosif dan karatan. Oleh karena itu, pemiliknya lebih dianjurkan menggunakan air langsung dari PDAM.

Kekurangan lainnya adalah harganya mahal, berat dan mudah berkarat jika ditempatkan di wilayah bercuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi. Namun kembali lagi, semua tergantung dari keputusan Anda sendiri ingin menggunakan stainless steel atau Plastik.

Tandon sering digunakan pada saat air benar-benar sedang sulit untuk di dapatkan. Baik itu jenis tandon air plastik atau stainless steel, keduanya tetap memiliki manfaat yang sama yaitu untuk menyuplai air secara berkala jika memang dibutuhkan pada saat itu juga.

Meski memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing, tetap sesuaikan kebutuhan Tandon Plastik maupun Tandon Air Stainless Steel Sobat. Untuk mengetahui lebih detail perbedaan keduanya, Sobat bisa cek video berikut ini https://youtu.be/0OZHUQBId_M