Air sumur yang berbau dapat membuat penggunaannya menjadi kurang nyaman. Bau yang tidak sedap bisa membuat air terasa kurang layak digunakan untuk mandi, mencuci, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi bau air sumur adalah menggunakan garam dapur. Cara ini cukup praktis karena bahan yang dibutuhkan mudah ditemukan dan prosesnya juga tidak rumit.

Lalu, bagaimana cara menghilangkan bau air sumur dengan garam? Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan.


Cara Menghilangkan Bau Air Sumur dengan Garam

mengatasi bau air sumur dengan garam dapat dilakukan dengan membuat larutan garam terlebih dahulu. Larutan tersebut dimasukkan ke dalam sumur dan dibiarkan beberapa waktu agar bekerja pada air.

Berikut langkah-langkahnya.

1. Siapkan Garam Dapur

Pertama, siapkan garam dapur secukupnya. Untuk cara sederhana yang umum digunakan, Anda dapat menyiapkan sekitar setengah bungkus garam dapur.

Gunakan garam yang masih bersih dan tidak tercampur bahan lain.

2. Siapkan Satu Ember Air

Siapkan satu ember bersih, lalu isi dengan air.

Sebaiknya gunakan ember khusus yang tidak pernah digunakan untuk menyimpan bahan kimia atau cairan pembersih agar tidak terjadi kontaminasi.

3. Larutkan Garam ke dalam Air

Masukkan garam ke dalam ember yang sudah berisi air.

Aduk hingga garam larut dan tercampur merata. Jangan langsung menaburkan garam dalam bentuk kristal ke dalam sumur karena garam lebih sulit tercampur secara merata.

Larutan garam yang sudah tercampur dapat membantu proses penanganan bau pada air sumur.

4. Tuangkan Larutan Garam ke dalam Sumur

Setelah garam larut, tuangkan larutan secara perlahan ke dalam sumur.

Pastikan tidak ada kotoran, daun, tanah, atau benda asing lainnya yang ikut masuk ke dalam sumur selama proses berlangsung.

5. Diamkan Air Selama Kurang Lebih 6 Jam

Setelah larutan garam dimasukkan, tutup kembali sumur dan diamkan selama kurang lebih 6 jam.

Waktu ini memberikan kesempatan bagi larutan garam untuk tercampur dengan air sumur.

Selama proses berlangsung, sebaiknya jangan gunakan air  terlebih dahulu.

6. Periksa Kembali Kondisi Air

Setelah kurang lebih 6 jam, periksa air dan perhatikan kondisinya.

Periksa apakah:

  • Bau air sudah berkurang.
  • Air terlihat lebih jernih.
  • Tidak terdapat bau yang menyengat.
  • Air tidak menunjukkan perubahan warna yang mencolok.

Jika bau sudah berkurang, air dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan.

Namun, jika bau masih terasa kuat, kemungkinan terdapat faktor lain yang menyebabkan air sumur berbau sehingga diperlukan penanganan tambahan.


Mengapa Garam Bisa Membantu Mengurangi Bau Air Sumur?

Garam dapat digunakan sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu menangani air sumur yang berbau.

Ketika dilarutkan ke dalam air, garam menghasilkan larutan dengan kandungan mineral yang dapat memengaruhi kondisi air. Proses tersebut dapat membantu mengurangi bau yang muncul pada kondisi air tertentu.

Namun, penyebab air sumur berbau tidak selalu sama. Karena itu, hasil penggunaan garam dapat berbeda pada setiap sumber air.

Jika bau hanya muncul karena kondisi tertentu pada air sumur, larutan garam dapat membantu mengurangi bau. Sebaliknya, apabila bau berasal dari sumber masalah yang lebih serius, diperlukan metode penanganan lain.


Apa Penyebab Air Sumur Berbau?

Sebelum menentukan cara penanganannya, ada baiknya mengetahui penyebab air sumur berbau.

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan air sumur memiliki aroma tidak sedap antara lain:

1. Kandungan Hidrogen Sulfida

Air yang memiliki aroma seperti telur busuk dapat berkaitan dengan kandungan hidrogen sulfida. Bau ini biasanya cukup mudah dikenali karena memiliki karakteristik yang khas.

2. Kandungan Zat Besi

Air dengan kandungan zat besi yang tinggi dapat memiliki aroma dan rasa seperti logam. Kondisi ini terkadang disertai perubahan warna menjadi kekuningan atau kecokelatan.

3. Material Organik

Material organik yang masuk atau terurai di dalam sumber air dapat memengaruhi aroma air sumur.

4. Kondisi Sumur

Sumur yang tidak terawat atau kurang terlindungi dapat lebih mudah mengalami penurunan kualitas air. Kotoran dan material dari lingkungan sekitar juga dapat masuk ke dalam sumber air.

5. Kondisi Instalasi Air

Masalah tidak selalu berasal dari sumber air. Pipa, toren, dan bagian lain dari instalasi penyimpanan air juga perlu diperiksa apabila air tiba-tiba berubah bau.

cara lain menghilangkan bau air sumur


Cara Lain Menghilangkan Bau Air Sumur

Jika penggunaan garam belum memberikan hasil yang diharapkan, beberapa langkah lain yang dapat dilakukan.

 

  • Menggunakan Filter Air

Filter air dapat digunakan untuk membantu mengatasi berbagai masalah kualitas air. Jenis media filter yang digunakan perlu disesuaikan dengan kondisi dan kandungan air.

Jika air memiliki masalah bau, warna, atau rasa tertentu, pemilihan filter sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan.

 

  • Membersihkan Sumur

Periksa kondisi sumur dan pastikan tidak ada kotoran, sampah, atau material lain yang masuk ke dalam sumber air.

Area di sekitar sumur juga perlu dijaga agar tetap bersih.

 

  • Membersihkan Toren Air 

Air yang sudah bersih dari sumbernya tetap dapat mengalami penurunan kualitas apabila disimpan dalam toren yang kotor.

Karena itu, toren air perlu dibersihkan secara berkala untuk mengurangi penumpukan endapan dan kotoran di dalam tangki.

 

  • Periksa Instalasi Pipa

Jika bau hanya muncul setelah air keluar dari keran, periksa kondisi pipa dan instalasi air. Pipa yang kotor atau bermasalah dapat memengaruhi kondisi air yang mengalir.


Tips Agar Air Sumur Tidak Mudah Berbau

Selain mengatasi bau setelah muncul, menjaga kondisi sumber dan sistem penyimpanan air juga penting.

Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

  • Jaga area sekitar sumur tetap bersih.
  • Pastikan sumur terlindungi dari masuknya kotoran.
  • Bersihkan toren air secara berkala.
  • Periksa kondisi pipa dan sambungan air.
  • Jangan biarkan toren dalam kondisi kotor terlalu lama.
  • Perhatikan perubahan warna, rasa, dan bau air.
  • Gunakan filter yang sesuai jika kualitas air membutuhkan pengolahan tambahan.

Dengan perawatan yang rutin, masalah air berbau dapat lebih cepat diketahui dan ditangani.


Apakah Air Sumur yang Sudah Tidak Bau Aman Digunakan?

Air yang sudah tidak berbau memang lebih nyaman digunakan, tetapi hilangnya bau tidak otomatis berarti seluruh masalah kualitas air sudah teratasi.

Jika air digunakan hanya untuk kebutuhan seperti menyiram tanaman atau mencuci area tertentu, penanganannya dapat berbeda dengan air yang digunakan untuk memasak dan minum.

Untuk kebutuhan konsumsi, kualitas air perlu diperhatikan secara lebih menyeluruh. Jangan hanya menggunakan bau sebagai satu-satunya indikator kondisi air.


Kesimpulan

Cara menghilangkan bau air sumur dengan garam dapat dilakukan dengan membuat larutan garam, memasukkannya ke dalam sumur, kemudian mendiamkan air selama kurang lebih 6 jam sebelum digunakan kembali.

Cara ini cukup sederhana dan dapat dicoba sebagai langkah awal ketika air sumur mengalami masalah bau. Namun, jika bau tidak kunjung hilang atau kembali muncul setelah beberapa waktu, kemungkinan terdapat penyebab lain yang perlu ditangani.

Selain memperhatikan sumber air, jangan lupa menjaga kebersihan toren dan instalasi air. Air yang sudah baik dari sumbernya perlu disimpan dalam tangki yang bersih agar kualitasnya tetap terjaga.


Jaga Kualitas Air dengan Tangki Air EXCEL

Air yang sudah bersih perlu disimpan dengan baik agar kualitasnya tetap terjaga hingga digunakan. Karena itu, pemilihan toren air juga menjadi bagian penting dari sistem penyediaan air di rumah.

Tangki Air EXCEL dari GrahaExcel hadir dengan material berkualitas dan pilihan kapasitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah Anda.

Temukan pilihan Tangki Air EXCEL dan pilih kapasitas yang sesuai untuk kebutuhan penyimpanan air di rumah.

Hotline: 021-6393394
WhatsApp: 0813-9980-8057
Instagram: @grahaexcel & @grahaexcel.id


FAQ

Apakah garam bisa menghilangkan bau air sumur?

Garam dapat digunakan sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu mengurangi bau air sumur. Hasilnya dapat berbeda tergantung kondisi dan penyebab bau pada sumber air.

Berapa banyak garam untuk menghilangkan bau air sumur?

Salah satu cara yang dapat dicoba adalah menggunakan sekitar setengah bungkus garam yang dilarutkan ke dalam satu ember air sebelum dimasukkan ke dalam sumur.

Berapa lama air sumur didiamkan setelah diberi garam?

Setelah larutan garam dimasukkan, air dapat didiamkan selama kurang lebih 6 jam sebelum digunakan kembali.

Kenapa air sumur bau seperti telur busuk?

Bau seperti telur busuk dapat disebabkan oleh kandungan hidrogen sulfida atau kondisi tertentu pada sumber air. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan jika bau terus muncul.

Apakah air sumur yang bau bisa digunakan?

Tergantung penyebab dan kondisi air. Untuk kebutuhan konsumsi, kualitas air sebaiknya dipastikan terlebih dahulu dan tidak hanya dinilai berdasarkan bau atau warna.

Bagaimana jika air sumur tetap bau setelah diberi garam?

Jika bau tetap muncul, periksa kondisi sumur, pipa, dan toren. Anda juga dapat mempertimbangkan penggunaan filter air yang sesuai dengan kondisi sumber air.