Menggunakan atap rumah sehat minimalis ternyata masih menjadi tren bagus belakangan ini. Terlebih orang telah sadar mengenai bahaya penggunaan bahan material sembarangan. Bisa saja berakibat buruk pada kesehatan.

Tidak heran jika kemudian masyarakat mulai lebih teliti memilih material untuk kediaman mereka. Bahkan cenderung lama menentukan bahan material tersebut. Mungkin melakukan penelitian juga dalam platform internet.

Khusus untuk atap, tentunya wajib memilih yang tepat karena bahan pembuatan berbeda-beda. Ada yang memang ramah lingkungan ada juga tidak. Disini kita perlu mempertimbangkan poin healthy pada rumah tersebut.

Rekomendasi Atap Rumah Sehat Minimalis Paling Dicari

Sekarang ternyata terdapat beberapa rekomendasi bagus yang dapat Anda pikirkan. Mungkin cocok untuk digunakan dalam rumah sendiri. Terutama jika dari awal, memang ingin memakai bahan material yang ramah lingkungan.

1. Tanah

Rekomendasi atap kediaman minimalis dan sehat pertama terbuat dari tanah. Sering juga disebut sebagai genteng tanah liat dan mudah ditemukan di seluruh Indonesia. Apalagi melihat fungsi dan tanpa bahan kimia.

Pembuatannya murni memakai bahan alami sehingga tidak ada masalah kesehatan. Bahkan saat melakukan pengeringan dan pembakaran juga aman. Belum lagi terbilang kokoh dan kuat karena proses pembuatannya bagus.

2. Metal

Untuk tipe atap yang terbuat dari metal memang terbilang unik. Saat ini masih tergolong variatif jenisnya sehingga menguntungkan bagi pengguna. Disini kita akan memilih bahan yang digunakan paling bagus.

Sebagai atap kediaman minimalis dan sehat, kelebihan utamanya yaitu soal tampilan. Masih termasuk sederhana, meski begitu tetap modern. Lalu ketahanan juga tidak dapat diremehkan karena metal anti karat.

Ditambah lagi sangat mudah kita temukan pada toko bangunan terdekat. Ada kemungkinan bahan dari metal lebih mudah untuk kita sambungkan satu sama lain. Terutama saat berusaha melakukan instalasi pada rumah.

3. Keramik

Pilihan atap rumah sehat minimalis lainnya yaitu dari bahan berupa keramik. Meski cukup banyak dipakai untuk kediaman sederhana, tapi modern. Visualnya selalu sekaligus sederhana dengan bahan cukup umum.

Anda yang tertarik memakainya pasti bisa menemukan keunggulan seperti tahan lama. Bahkan tidak jarang jika nantinya tidak mudah terkena damage kerusakan. Ditambah lagi atap keramik ternyata mudah dibersihkan.

Selain itu dari segi tampilan juga tergolong sangat elegan. Apalagi jika nantinya diberi finishing berupa glasur. Selain dijamin cantik, tentunya tanpa masalah kesehatan melainkan ramah lingkungan selamanya.

4. Beton

Atap dari beton selain cukup sehat, tentunya masih paling kokoh. Tapi sebelumnya disarankan untuk pilih merek semen terpercaya soal keramahan lingkungan. Terutama supaya tidak terdapat bahan kimia berbahaya.

Sebenarnya atap kediaman minimalis dan sehat satu ini banyak dipakai pada daerah tropis. Sangat disarankan karena beton memang tidak membahayakan. Disini kesehatan terjamin karena atap beton memakai bahan berkualitas.

Kelebihan selanjutnya yaitu beton akan selalu nyaman bagi pengguna. Tidak lain disebabkan karena saat kita beristirahat, maka tanpa rasa panas. Bahkan meski kita ingin berdiam diri selama musim kemarau.

5. Karet

Rekomendasi atap sehat terakhir yang disarankan yaitu tipe karet. Memang sering juga disebut sebagai EPDM jika mencari lewat toko bangunan. EPDM adalah singkatan dari Etilena Propilena Diena Monomer.

Disini bahan yang dipakai pastinya berupa karet sintetis dan terbilang begitu kuat. Sangat cocok dipakai pada kondisi cukup ekstrem. Misalnya panas di daerah yang memiliki musim kemarau terlalu panjang.

Keamanan juga harus menjadi prioritas utama Anda sebelum memilih jenis atap. Apalagi akan digunakan untuk hidup bersama keluarga tercinta. Semua rekomendasi atap rumah sehat minimalis bisa membantu Anda mencapai tujuan.

Saat ini sudah ada Atap uPVC dengan model genteng keramik maupun tanah liat. Atap uPVC memiliki keunggulannya sendiri sehingga cukup diminati, untuk review lengkap mengenai Atap uPVC Sobat EXCEL bisa cek videonya disini https://youtu.be/CvEPOE2UK-k