Sebuah bangunan memiliki elemen-elemen penting salah satunya atap, untuk pembuatannya bisa menggunakan atap fiber dan polycarbonate. Adanya pemasangan atap pada rumah tentu digunakan untuk melindungi penghuni yang ada di dalamnya dari hujan dan panas.

Sebenarnya ada banyak jenis atap yang biasanya digunakan dalam dunia konstruksi. Contoh jenis atapnya adalah spandek, sirap, polycarbonate dan fiber. Akan tetapi penjelasan di bawah ini hanya akan membahas lebih lanjut mengenai polycarbonate dan fiber.

Mengenal Atap Fiber dan Polycarbonate

Fiber merupakan salah satu jenis atap yang dibuat dari material dari serat sintesis. Serat tersebut berisi beberapa bahan kimia dan sudah melewati berbagai macam proses pabrikasi sehingga dapat digunakan sebagai atap rumah.

Jenis atap fiber ini lebih ramah lingkungan dibandingkan jika menggunakan atap jenis asbes atau alderon. Biasanya atap fiber digunakan untuk perumahan modern yang cocok untuk berbagai jenis cuaca di Indonesia.

Penggunaan kedua atap ini harus dipertimbangkan mengenai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Adapun untuk polycarbonate adalah material atap yang banyak digunakan karena bisa memberikan tampilan menarik serta tahan akan sinar ultraviolet.

Atap Fiber dan Polycarbonate Serta Perbedaannya

Apabila Anda bingung ingin menggunakan jenis atap fiber atau polycarbonate, sebaiknya harus mengetahui perbedaan dari keduanya. Kedua jenis atap tersebut sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing seperti berikut:

1. Material Pembuatan

Perbedaan pertama dari kedua atap ini adalah dari material pembuatannya. Jika fiber membutuhkan bahan-bahan seperti resin BR jenis polimer bening berwarna cokelat kemerahan. Akan tetapi berbeda dengan polycarbonate.

Proses pembuatan polycarbonate adalah dengan thermoplastic polymer dan sifatnya sederhana serta tersedia dalam beberapa pilihan warna. Akan tetapi jenis atap yang sering digunakan adalah bening.

2. Jenis profil

Perbedaan kedua terletak pada jenis profilnya. Jika atap fiber terdapat dua jenis yang pertama adalah bening chlandianplast dan alsynite. Untuk jenis pertama adalah menggunakan bahan plastik dan harga jualnya di atas 100 ribu.

Untuk jenis kedua yaitu alsynite di mana untuk jenis satu ini dilengkapi dengan lapisan pelindung. Adapun untuk harga jualnya adalah di atas dua ratus ribu rupiah.

3. Daya tahan

Perbedaan ketiga dari atap fiber dan polycarbonate adalah daya tahannya. Atap tidak mudah berkarat dan bocor, selain itu dapat meredam suara bising dari luar sehingga Anda akan tetap nyaman. Jadi ketika hujan datang Anda tidak perlu khawatir jika airnya akan masuk ke rumah.

Sedangkan untuk polycarbonate adalah juga cocok digunakan untuk rumah karena tahan terhadap berbagai kondisi cuaca. Baik ketika memasuki musim dingin atau panas, tidak ada pengaruhnya terhadap polycarbonate.

4. Instalasi

Jika fiber adalah proses instalasinya yang tidak memakan banyak waktu serta mudah. Selain itu dapat digunakan sebagai pengganti atap kaca yang lebih berat dan proses pemasangannya lama. Berbeda dengan atap jenis fiber yang lebih ringan dan praktis.

5. Transmisi cahaya

Untuk transmisi cahaya perbedaan dari keduanya adalah jika fiber tidak tahan terhadap sinar matahari, itulah yang menyebabkan biaya perawatannya mahal. Berbeda dengan polycarbonate yang cocok untuk segala kondisi cuaca.

Atap Fiber dan Polycarbonate Serta Perawatannya

Ketika Anda memilih salah satu jenis kedua atap ini untuk rumah, Anda harus mengetahui bagaimana cara merawatnya. Cobalah untuk mengikuti tips berikut ini:

1. Memeriksa Bagian Plafon

Ketika Anda ingin membersihkan atap jangan lupa juga dengan membersihkan bagian plafon rumah. Anda bisa melakukan pengecekan secara berkala.

2. Membersihkan Secara Rutin

Anda juga dapat melakukan pengecekan terhadap atap apakah ada kotoran seperti lumut yang menempel pada atap. Selain itu lakukan juga pengecekan pada saluran airnya masih lancar atau tidak. Kedua atap ini adalah contoh jenis atap yang sering digunakan oleh orang karena memiliki beberapa kelebihan.

Walaupun harga jualnya sama-sama mahal akan tetapi kedua jenis atap ini bisa menjadi bahan pertimbangan. Jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan secara berkala. Dengan melakukan perawatan maka atap fiber dan polycarbonate akan tahan lama.

Setelah mengenal apa itu atap fiber dan polycarbonate, yuk intip perbedaan atap transparan dan seng gelombang bening EXCEL B di video ini:  https://youtu.be/UWvx9-_pwRk