Alat traffic cone biasa ditemukan di beberapa area, kemungkinan besar menjadi salah satu aspek yang jarang diketahui oleh setiap orang. Padahal traffic cone ini menjadi salah satu penanda awal dari peraturan lalu lintas secara otomatis.

Mungkin juga belum banyak yang tahu bahwa keberadaan traffic cone merupakan salah satu dasar dari aturan lalu lintas yang ditemukan secara mendadak. Hal ini menjadi penting diketahui dari aspek sejarah alat tersebut hingga berkembang sampai sekarang.

Sebelum masuk pada sejarah lebih luas terkait keberadaan alat traffic cone ini maka penting juga untuk Anda ketahui beberapa manfaat dari adanya alat tersebut. Sehingga pertimbangan untuk mendapatkan kualitas terbaik pada pemahaman sejarah menjadi lebih baik.

Fungsi Umum dari Traffic Cone

Setiap hari terdapat banyak sekali lalu lalang dari beberapa kendaraan yang tentunya tidak bisa diatur secara berkala oleh manusia. Oleh sebab itu jika ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dari pengguna jalan tersebut, maka traffic cone merupakan solusi terbaik untuk mengatasinya.

Umumnya traffic cone ini bisa digunakan dalam beberapa kesempatan misalnya pada saat terjadi perbaikan jalan sehingga lalu lintas perlu diarahkan ke jalan alternatif. Alat traffic cone juga biasa digunakan untuk memberikan tanda adanya sebuah kecelakaan lalu lintas.

Bahkan hingga saat ini kualitas alat ini bisa menjadi alternatif terbaik sebab dilengkapi dengan garis di sekitarnya yang berwarna silver. Sehingga jika terjadi kecelakaan atau perbaikan hingga malam hari maka alat ini akan cukup maksimal sebagai penanda adanya kendala. Terlepas dari hal tersebut maka berikut ini adalah sebagian sejarah dari traffic cone.

Alat Traffic Cone dari Aspek Sejarah

Hal pertama yang penting untuk diketahui terlebih dahulu bahwa adanya traffic cone telah ditemukan sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan keberadaan traffic cone pertama kali telah ada pada 80 tahun yang lalu melalui salah satu seniman asal Amerika Serikat.

  • Tahun 1940

Pada tahun ini merupakan waktu pada saat traffic cone pertama kali ditemukan dan diciptakan oleh seorang seniman asal negara Amerika Serikat. Seniman tersebut pertama kali membuat alat ini dengan media kayu.

  • Tahun 1943

Tahun 1943 merupakan tahun pada saat alat traffic cone ini mulai dipatenkan oleh seniman asal Amerika tersebut. Salah satu hak patennya adalah dengan membuat alat traffic cone dari bahan plastik sehingga bisa tahan lebih lama.

  • Tahun 1947

Tahun ini merupakan tahun pada saat seniman tersebut memproduksi alat dengan rekan kerjanya untuk tujuan lebih massal.

  • Tahun 1958

Untuk tahun ini merupakan awal pada saat alat ini mulai diproduksi dalam jumlah banyak. Hasilnya beberapa negara sekitar dan bahkan hingga saat ini bisa menjadikan alat traffic cone sebagai penunjang aturan lalu lintas.

  • Tahun 1961

Tahun ini merupakan awal bagi alat ini untuk maju sebagai salah satu aturan lalu lintas dan secara otomatis dicatat dalam aturan perundang-undangan. Fungsi yang sangat kompleks tersebutlah yang membuat kualitas alat ini masuk dalam undang-undang.

  • Tahun 1971

Untuk tahun ini beberapa pengembangan telah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam mengatur lalu lintas. Pengembangan tersebut berawal dari perubahan ukuran dan warna.

Semua aspek terkait sejarah dan perkembangan dari alat traffic cone di atas patut diketahui sebagai referensi bagi Anda yang belum paham tentang sejarah alat ini.

Sobat EXCEL bisa mendapatkan traffic cone berkualitas di Graha EXCEL loh. Selain traffic cone, Graha EXCEL juga menyediakan atap uPVC untuk rumah Anda. Jika sobat EXCEL ingin tahu mengenai review ukuran atap uPVC Single Layer EXCELtech paling favorit dari GRAHAEXCEL yuk simak video berikut ini https://youtu.be/vMPp8KxZmtg