Seiring berjalannya waktu, kebutuhan rumah tangga selalu meningkat, salah satunya penempatan tandon air. Dalam kehidupan sehari-hari, air menjadi kebutuhan penting untuk mencuci, mandi, hingga menyiram tanaman.

Pentingnya kebutuhan tersebut membuat Anda selalu berhati-hati dalam menyimpan persediaan, segala upaya dilakukan agar bisa mengantisipasi jika terjadi hal-hal tidak diinginkan yang dapat menyebabkan kekurangan, seperti kemarau panjang.

Hal tersebut mendasari munculnya ide menggunakan tangki. Benda tersebut mampu menyimpan ratusan hingga ribuan liter cadangan air. Agar saluran pipa tetap mengalir sempurna, dibutuhkan penempatan tangki yang efektif.

Memilih Lokasi Terbaik Pemasangan Tandon Pendam

Penempatan tandon air yang dilakukan secara pendam, disebut sebagai cara yang cukup praktis. Dibutuhkan pemilihan lokasi yang sesuai agar aliran pada pipa tetap berjalan dengan baik sesuai dengan jalurnya.

Berikut cara menentukan lokasi pemasangan tandon pendam :

1. Memilih Jenis Tangki yang Tepat

Ketika Anda memutuskan menggunakan cara pendam, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan pemilik toko bangunan untuk memilih jenis tangki. Karena, tidak semua jenis tangki bisa dipendam.

2. Dilarang Pendam Tangki di Bawah Jalanan

Pemerintah melarang siapa saja menggali jalanan untuk kepentingan pribadi, termasuk memendam tandon. Karena, penggalian di jalan umum akan menyebabkan kerusakan, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

3. Kontur Tanah Harus Stabil

Lokasi yang Anda pilih harus tahan terhadap rembesan dan memiliki kontur tanah cukup stabil. Apabila dirasa cukup sulit menemukannya, disarankan untuk membuat sebuah landasan setebal 15 cm.

Landasan tersebut bisa dibuat menggunakan campuran bahan pasir dan semen, hal ini berguna untuk memperkuat posisi tangki yang ditandem. Biarkan kedua bahan 75% kering kemudian isi tangki tersebut.

4. Hindari Tempat Rawan Banjir

Tekanan air pada banjir berpotensi merusak tangki, apalagi jika Anda membiarkannya dalam keadaan kosong. Oleh sebab itu, meletakkan benda tersebut di tempat rawan banjir sangat tidak disarankan.

Sebaiknya, Anda rutin untuk mengisi air setidaknya hingga setengah tangki agar posisinya dalam tanah tetap kuat. Supaya mudah melakukan pengecekan isi tangki, sebaiknya letakkan benda tersebut di tempat terdekat.

Langkah Memasang Tandon yang Baik dan Benar

Umumnya, langkah memasang dan penempatan tandon air sama meskipun dengan jenis tandon yang berbeda. Pertama, siapkan segala perlengkapan pemasangan dan tempat paling cocok untuk memudahkan anda.

Berikut langkah ketika memasang tangki :

1. Memilih Lokasi Paling Tepat

Lokasi menjadi hal penting untuk menempatkan tangki agar saluran pipa tetap berjalan dengan lancar. Bagi Anda yang tidak ingin memendam tandon, disarankan untuk meletakkannya di bidang datar.

Karena, meski volume air penuh dan membuat tandon menjadi lebih berat, benda tersebut tetap akan mudah terjatuh jika diletakkan di bidang miring. Jangan lupa untuk menyiapkan alas untuk meletakkan tandon.

Alas yang Anda buat memiliki tujuan untuk melindungi tangki dari berbagai benda tajam, seperti kerikil. Batu kecil itu membuatnya rentan bocor. Anda juga disarankan untuk rutin membersihkan alas menggunakan sapu.

Selain itu, tempat yang dipilih juga harus luas dan mumpuni untuk diletakkan benda sebesar tandon. Minimal luas tempat lebih besar 30 cm dibanding dengan ukuran tangki.

2. Memperhatikan Pondasi

Air merupakan benda cair yang dapat menjadi beban bagi tempatnya. Maka, dibutuhkan pondasi cukup kuat agar bisa menahan beban tersebut. Karena, kemungkinan besar pondasi akan menanggung beban itu.

Bayangkan, 2.000 liter air berada di dalam tangki setara dengan berat sebesar 2 ton. Oleh sebab itu, perhitungan ukuran pondasi harus matang agar kuat dan mampu menahan beban tangki.

3. Penempatan Posisi Sesuai Ketinggian

Ketinggian posisi tangki sangat menentukan besar kecilnya air yang keluar melalui pipa di rumah anda. Semakin tinggi tangki diletakkan, maka hasil semburan tangki air juga semakin besar.

Disesuaikan dengan kebutuhan, penempatan pada ketinggian 2-4 meter biasanya digunakan untuk pemakaian ringan. Sehingga dapat meminimalisir penggunaan air, sangat cocok bagi Anda yang ingin berhemat.

Di tingkat medium, 4-6 meter, aliran air tersebut bisa menjangkau sekitar 5 hingga 6 meter. Biasanya, isi tangki ini dapat digunakan untuk mencuci kendaraan, seperti motor atau mobil.

Paling tinggi, di atas 7 meter, membuat hasil dari tekanan air juga semakin tinggi. Namun, pemasangan ini membuat tagihan PDAM Anda akan membengkak.

Tips Memilih Tandon Air Terbaik untuk Rumah Anda

Tidak hanya memperhatikan penempatan tandon air, Anda juga harus bisa memilih jenis tandon terbaik sesuai cara pemasangan apakah akan diletakkan di bidang datar atau ditandem.

Toren air dibedakan berdasarkan tiga jenis material, yaitu fiberglass, stainless steel, serta plastic PE. Masing-masing memiliki kelebihan dan keunggulan sesuai dengan budget yang dikeluarkan oleh pemilik.

Pastikan bahwa toren memiliki tutup yang berulir agar saat memasangnya bisa lebih kencang, namun tetap bisa dibuka sewaktu-waktu, sehingga sangat menjaga kualitas air di dalamnya.

Penting memilih cara penempatan, menerapkan langkah penempatan tandon air, serta jenis yang dipilih berdasarkan bahan dan ukuran untuk memudahkan aktivitas Anda sehari-hari dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.