Terdapat berbagai teknik memasang tangki air di rumah, tidak sedikit konsumen yang memilih untuk menerapkan sistem dua tangki. Ada perbedaan khusus, antara menggunakan satu atau dua tangki di tempat tinggal.

Perbedaannya terletak pada volume air yang dihasilkan saat mengalir melalui pipa. Jika menggunakan satu tangki yang mampu menampung kurang lebih 1m³, maka lebih efektif dibanding menggunakan dua tangki berkapasitas 0,5m³.

Namun, adanya efek gravitasi membuat aliran air dari kapasitas 1m³ lebih deras dibandingkan menggunakan dua tangki. Sehingga, penggunaan dua tangki dirasa lebih efisien dibandingkan satu tangki.

Pengaruh Memasang Dua Tangki Air Terhadap Listrik di Rumah

Selain mempertimbangkan volume yang keluar dari penampungan di dalam tandon, seringkali Anda memikirkan bagaimana efek memasang tangki air di rumah terhadap listrik? Hal ini berkaitan dengan resiko membengkaknya tagihan.
Setiap pelaku rumah tangga, memiliki tanggung jawab untuk membayar berbagai tagihan, seperti listrik, telepon dan PDAM. Memiliki tandon membuat tagihan menjadi tidak lebih banyak, karena adanya simpanan.

Akan tetapi, pompa yang bekerja lebih keras akan berakibat pada kinerja listrik. Sehingga, bisa jadi membuat tagihan listrik Anda justru meningkat. Untuk menanggulanginya, Anda perlu mempelajari cara kerja pompa.

Seperti penjelasan sebelumnya, penggunaan satu tandon atau tangki akan membuat aliran melalui pompa lebih deras dari biasanya. Sehingga, mengakibatkan kinerja pompa menjadi lebih berat dibanding sebelumnya.

Kinerja tersebut, berdampak pada penggunaan listrik yang lebih tinggi. Karena, adanya tekanan volume air membutuhkan banyak daya, kemudian membuat tagihan listrik rumah Anda semakin meningkat.

Beberapa orang mengakali memasang tangki air di rumah menggunakan dua tandon. Tujuannya, agar tekanan volume air pada pompa menjadi lebih kecil dan dapat mengurangi daya yang dibutuhkan.

Keputusan untuk menggunakan satu atau dua tandon dapat disesuaikan dengan kebutuhan tempat tinggal anda. Jika menginginkan aliran yang lebih deras, disarankan untuk menggunakan satu tandon saja.

Jenis Teknik Pemipaan Dua Tangki Air

Terdapat banyak faktor pengaruh bagi konsumen dalam memasang tangki air di rumah. Salah satunya, mengantisipasi adanya kendala pada PDAM, seperti ketika terjadi saluran perairan macet, caranya adalah dengan menggunakan dua tandon.

Ada dua teknik pemipaan yang bisa Anda terapkan, yaitu :

1. Berdampingan

Penggunaan teknik memasang tangki air di rumah dibedakan berdasarkan kebutuhan. Posisi tandon berdampingan, memudahkan Anda untuk menambah cadangan dalam volume tertentu, sehingga tidak perlu mengganti tandon lainnya.
Anda bisa menggunakan dua tandon, lalu membuat jalur pipa dengan jalan saling terhubung antara satu tandon dengan satu lainnya. Anda juga bisa membedakan kapasitas dari setiap tandon.

Namun, disarankan agar Anda tetap menyamakan kapasitas dari kedua tangkinya, karena lebih fleksibel dibandingkan menggunakan tangki dengan kapasitas berbeda. Selain itu, pipa yang terhubung membuat tekanan masing-masing tangki saling mempengaruhi.

Teknik pemipaan dua tangki ini bukan hanya digunakan untuk menambah cadangan saja, melainkan untuk memenuhi kepentingan penggunaan air yang berbeda. Contohnya, saluran di kamar mandi dibedakan dengan saluran untuk mencuci.

2. Dibedakan Berdasarkan Ketinggian

Berbeda dengan teknik sebelumnya, tandon dibedakan berdasarkan letaknya. Satu tandon diletakkan lebih tinggi dibanding tandon satunya. Pemipaan ini cocok digunakan apabila terjadi situasi tentang kekuatan distribusi tekanan dari PDAM.
Cara ini dinilai relatif sedikit menghemat daya listrik ketika pompa sedang mengisi air di tangki atas. Adanya beban air yang bisa menahan pergerakan pipa membuat kekuatan sambungan pipa lebih stabil.

Manfaat Memasang Tangki Air di Rumah

Saat ini sudah banyak orang yang memasang tangki air di rumah. Karena, terdapat berbagai manfaat yang bisa Anda rasakan ketika adanya tandon. Apalagi, air adalah kebutuhan penting yang harus dipenuhi.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, adanya tandon membuat cadangan air di tempat tinggal menjadi lebih banyak. Sehingga, ketika terjadi kendala di PDAM, kebutuhan di tempat tinggal tidak ikut terkena dampaknya.

Selain itu, penggunaan tandon juga meminimalisir tagihan listrik ketimbang menggunakan pompa. Pada kondisi darurat, seperti mati lampu juga bukan menjadi masalah bagi Anda yang menggunakan tandon.

Bagi Anda yang hidup di daerah persawahan dan memiliki mata pencaharian sebagai petani, tandon berfungsi untuk menampung hujan. Sehingga, tidak perlu khawatir untuk memenuhi proses irigasi sawah.

Tidak hanya manfaat yang sudah disebutkan, Anda juga bisa meningkatkan nilai jual rumah dengan menyediakan tandon. Karena, tandon sudah menjadi bagian dari peralatan rumah tangga yang cukup memudahkan.

Terakhir, manfaat paling penting bagi Anda adalah menyelamatkan keluarga dari kemungkinan-kemungkinan terburuk. Salah satunya, mengantisipasi ketika terjadi kemarau panjang, dimana persediaan air mulai menipis dan terjadi kekeringan.

Penggunaan tandon membuat pemilik rumah juga berkontribusi secara tidak langsung untuk menyelamatkan lingkungan. Persediaan air yang cukup akan mampu membuat kebutuhan menjadi terpenuhi saat terjadi kemarau panjang.

Kebutuhan setiap orang memang berbeda-beda, ada sebuah alasan tertentu mengapa beberapa pemilik rumah memilih menggunakan pompa. Namun, untuk kepentingan jangka panjang disarankan untuk memasang tangki air di rumah.