Cara membangun atau cara konstruksi menara tandon air adalah informasi yang dibutuhkan untuk menentukan fungsi toren mengalirkan air dengan baik ke seisi rumah. Memasang tangki di rumah harus mempertimbangkan banyak hal, termasuk material dan ketinggian.

PERHATIAN: Graha Excel merupakan produsen dan distributor toren air untuk seluruh Indonesia. Kami membagikan artikel dan tips yang diberikan ini hanyalah sebagai rekomendasi. Pemasangan dan pembenaran terkait toren air harus dilakukan oleh seorang profesional untuk menghindari kecelakaan atau kerusakan yang ada. Kami tidak bertanggungjawab atas apa yang terjadi melalui rekomendasi yang kami berikan.

Penggunaan tangki untuk menjadi wadah penampungan akan sangat membantu, terutama ketika air PAM mati tiba-tiba. Menggunakan PAM saja tidak akan menyelamatkan Anda dan keluarga dari krisis ketika tiba-tiba saluran tidak ada aliran, sekeluarga terancam tidak mandi.

Tangki yang beredar di pasaran terdiri atas beberapa kapasitas, Anda tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan di rumah. Anda bisa menyimak artikel kami mengenai cara menghitung ukuran toren air sesuai kebutuhan. Bahan atau material juga beragam, bergantung pada selera dan berbagai pertimbangan ketika nantinya digunakan sebagai wadah penampungan.

Penentuan volume serta material akan menjadi salah satu hal yang dibutuhkan untuk menjalankan cara konstruksi menara pada tandon air secara tepat. Kebanyakan rumah menggunakan material dari polyethylene, dengan keunggulan memiliki tiga jenis lapisan.

Material yang Dibutuhkan pada Konstruksi
Besi siku menjadi salah satu cara konstruksi menara tandon air yang dianggap bagus untuk pembangunan menara. Besi siku sebenarnya tidak dibutuhkan apabila toren diletakan pada bagian rumah, asalkan alas penampung tersebut benar-benar kokoh dan tahan terhadapnya.

Namun, apabila harus menggunakan menara maka biasanya ketinggian yang dibutuhkan mencapai 2700 cm. Sementara itu berbagai material yang perlu ada adalah:
1. 5 batang besi siku berukuran 40 x 40 cm.
2. 4 batang besi siku berukuran 30 x 30 cm.
3. Kawat las elektroda.
4. Batu potong.
5. Cat.

Berbagai daftar material di atas bisa dirangkai untuk membuat menara penampung tangki berkapasitas 500 liter. Sementara jika ingin menggunakan tangki dengan ukuran 1000 liter maka Anda disarankan menggunakan batang besi siku dengan dimensi 50 x 50 cm.

Untuk membuatnya, Anda perlu membuat rangka kotak sebagai tempat penyimpanan bak Potong besi siku berukuran 40 menjadi 4 buah kemudian bentuk menjadi kotak dengan masing-masing 85 cm. Kemudian buat diameter bagian bawah lebih besar dari bagian atas.

Dalam menerapkan cara konstruksi menara tandon air, diameter bawah diciptakan lebih luas karena harus menampung keseluruhan beban antara menara dengan torennya. Pastikan semua proses konstruksi berjalan lancar untuk menghindari kemungkinan bangunan rapuh.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan
Pembangunan menara merupakan salah satu opsi jika kondisi rumah tidak memungkinkan dipasangi toren. Namun, apabila terdapat bagian rumah atas yang rata dan kokoh maka mungkin saja toren diletakan dengan baik pada salah satu bagian rumah tersebut.

Alas yang kokoh dan rata belum cukup memenuhi syarat menerapkan cara konstruksi menara tandon air yang tepat. Anda harus memperhatikan juga bagaimana kondisi bangunan di bawahnya, pastikan terhindar dari aliran listrik atau berbagai benda berpotensi mengancam.

Hal penting lainnya adalah memastikan toren jauh dari lokasi pembuangan limbah, salah satunya septic tank. Posisi menentukan tingkat kebersihan air, menghindari berbagai kemungkinan toren terpapar dari berbagai kotoran, mulai dari bau hingga wujudnya.

Memilih material toren yang baik adalah keputusan tepat, namun keputusan tersebut harus diimbangi dengan perawatan setelahnya. Banyak orang abai, padahal jangka waktu 3 hingga 6 bulan adalah waktu tepat untuk secara rutin membersihkan isi tangki dari berbagai kotoran.

Ketika menerapkan cara konstruksi menara pada tandon air, Anda harus memastikan bahwa alas cukup datar sehingga tandon bisa berdiri tegak. Jika ada satu saja batu kerikil kecil menghalangi maka wadah penampungan tidak bisa berdiri stabil menyeimbangkan semuanya.

Pemasangan Tandon yang Baik Sesuai dengan Kebutuhan Air
Ketika menerapkan cara konstruksi menara tandon air, perhatikan tingkat ketinggian rumah kemudian sesuaikan dengan kebutuhan air. Beberapa poin untuk dipahami yaitu:
1. Jika hanya memasang toren pada ketinggian 2 hingga 3 meter maka debit air keluar hanya sekitar 3 sampai 5 liter saja per menitnya.
2. Jika ditempatkan pada posisi lebih tinggi, yaitu 4 sampai 6 meter maka keluaran keran bisa mencapai 5 meter.
3. Jika toren diletakan pada ketinggian 7 meter lebih maka kemungkinan untuk memiliki pemanas alami sangat besar. Anda tidak membutuhkan mesin pemanas sendiri karena ketinggian tersebut akan secara otomatis membuat air panas beberapa saat.

Sistem instalasi tandon terdiri dari dua pilihan, diantaranya:
1. Instalasi dengan memanfaatkan PAM, artinya Anda tidak perlu repot mengatur ulang tekanan sebab terdapat alat tertentu yang mengaturnya.
2. Instalasi dengan bak penampung membutuhkan radar guna mengatur air ketika sudah atau belum terisi penuh.

Beberapa orang memilih menggunakan instalasi sumur, namun beberapa diantaranya lebih menyukai kepraktisan dengan memanfaatkan PAM. Keduanya bebas dipilih, namun yang paling penting adalah menciptakan ventilasi supaya keadaan air di dalam tandon tetap bagus.

Air menjadi kebutuhan utama di rumah, bahkan di mana saja untuk menunjang berbagai jenis kehidupan. Mengetahui dan menerapkan cara konstruksi menara tandon air secara tepat adalah hal sangat penting.