Dalam membangun usaha jual toren air grahaexcel, maka tak jarang sebagai Toko Bangunan baru, masih lah sangat penasaran dengan dunia proyek dan bagaimana memenangkan proyek tersebut. Resiko yang diambil jika memang ingin memenangkan proyek tersebut tidak lah mudah, resiko kedepan yang harus difikirkan adalah outstanding pajak, biaya dp, biaya pembayaran full , dan repeat order yang dijanjikan, serta lama perjanjian kerjasamanya bagaimana.

Pak Ruslan merupakan distributor toren air GRAHAEXCEL di daerah muara karang, beliau memang baru menjadi distributor grahaexcel[1]  yang berdomisili di daerah muara karang, walaupun memiliki usaha baru beliau sudah memiliki pembeli toren air yang banyak dimana pembeli toren air grahaexcel tersebut berasal dari langganan dari produk sebelumnya. Toko Bangunan Ruslan sebelumnya menjual semen tiga roda, dimana langganan sebelumnya merupakan toko toko bangunan di sekitar muara karang, pantai mutiara dan pluit. Toko Bangunan Ruslan memilih untuk mengganti jenis usahanya, karena simple karena sudah bosan main di dunia semen, ingin mencoba hal baru dan jenis usaha baru yang lebih menantang. Karena jika usaha semen, dengan memiliki space besar maka sudah bisa memiliki ribuan sak semen, lain halnya dengan toren air grahaexcel. Dengan toren air yang memang memiliki kapasitas, bentuk besar toren, dan diameter yang berbeda membuatnya akan sulit untuk memanfaatkan lahan besar juga, karena harus dipastikan kuantiti yang diinginkan berapa banyak.


Dokumentasi The Conversation

Dokumentasi Perkim.id

Toko Bangunan Ruslan, memiliki pembeli toren air dari toko bangunan yang sudah bekerja sama sebelumnya, namun dengan pembeli toren air yang sudah ada dan sudah banyak, tidak membuat ruslan merasa lengah dan cepat merasa puas melainkan beliau ingin mengetahui dunia jual toren air seperti apa, dengan pembeli toren air yang banyak pastinya memang memberinya pemasukan yang banyak pula, namun tidak memberikan pengetahuan lebih karena stuck disitu situ aja, “ya ibaratnya jualan aja kan, monoton kurang ada tantangan” ujar beliau, beliau ingin merasakan tanggung jawab lebih dengan memiliki proyek. Walaupun beliau sudah mendengar dari teman sesama yang jual toren air, bahwa tidak ada untungnya bermain proyek yang ada nanti akan

 habis di bohongi dan dijanji janjikan saja tetapi tidak akan ada kelanjutannya. Itu yang membuat beliau semakin penasaran dan ingin mencoba dunia proyek jadi mengubah sudut pandang beliau kali ini, pembeli toren airnya bukanlah toko atau perorangan, melainkan pembeli toren airnya merupakan instansi dari properti dll. dan pembeli toren airnya bukan datang ke Toko Bangunan dan menawar harga melainkan kita datang untuk memenangkan tender proyek dan haruslah kita yang menawar sampai di suatu titik untuk mendapatkan dealing yang bagus.

Akhirnya sampailah Toko Bangunan Ruslan dan Pak Ruslannya sendiri ada di Proyek Perumahan Besar, Cikarang yang memang dari awal merupakan proyek perumahan besar di cikarang dengan pengadaan jalan tol yang nantinya memiliki akses langsung ke perumahan tersebut, dengan DP yang murah pula banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk membeli rumah disana dan unit sudah hampir penuh. Itu sebabnya Pak Ruslan mewakiliki Toko Bangunan Ruslan memutuskan untuk mengusahakan semaksimal mungkin agar bisa memenangkan dan mendapatkan tender tersebut. Awalnya beliau pesimis, namun tak disangka bahwa beliau merupakan Toko Bangunan pertama yang menawarkan toren air grahaexcel kesana. Namun tak disangka juga produk toren air dengan harga bersahabat yang dimiliki beliau, mampu memenangkan tender. Sehingga beliau pun mulai bekerjasama dan support pengedaan toren air di Perumahan tersebut namun pada saat itu , pengadaan toren masih di fokuskan pada 1 cluster dulu yakni bernilai ratusan juta. Dengan DP awal 30% dari Perumahan Tersebut, dengan masa pelunasan 1 bulan setelah semua terpasang dan dijanjikan jika sudah full pengadaan di satu cluster maka beliau akan mendapatkan 2 cluster berikutnya dimana 1 cluster hanya 32 rumah, jika dua cluster brarti total 96 rumah yang kemungkinan mencapai Milyaran rupiah.

1 cluster perumahan yang memakai toren air grahaexcel sudah rampung, dan tiba saatnya penagihan kepada tim perumahan, ternyata ketika penagihan tersebut pihak developer perumahan terkendala dengan investor dan untuk memutar modal dengan keadaan investor yang sedang lesu maka membuat tim perumahan menunda pembayaran, meminta tenggat 3 bulan. 3 bulan pun membayar, meminta tenggat tambahan 6 bulan dengan oustanding pajak yang ters berjalan, begitu 6 bulan tidak dibayar, akhirnya 1 tahun baru terbayarkan lunas. Itu sebabnya tidak disarankan untuk berkutat dengan dunia proyek, sehingga yang tadinya keuntungan sudah bisa di dapat dalam 1 bulan, namun ternyata tidak bisa bahkan 1 tahun baru keuntungan bisa di dapat, keuntungan tersebut bukan merupakan keuntungan lagi melainkan nilai perputaran modal saja. Awalnya Toko Bangunan Ruslan menilai akan rugi, namun ternyata tidak rugi karena dianggap sebagai pengembalian modal saja, dan tidak untung juga.

Namun setelah hal tersebut berlalu pun tidak membuat Ruslan bergeming dan memilih untuk mengikuti tender selanjutnya dengan pembangunan di daerah cileungsi, bogor. Beliau akhirnya memenangkan tender tersebut lagi, dan kondisi kali ini berbeda dan mendapatkan keuntungan berlipat, karena memang harga rumah disana terbilang murah sehingga dengan menjual harga toren air normal saja orang sudah maklum dengan kualitas toren air grahaexcel.

Yuk, ketahui kisah inspiratif dari salah satu supermarket Bangunan di Kota Bogor yang sudah menjual produk kami 39 Tahun tanpa complain https://www.youtube.com/watch?v=cxjqlGmeMOc