Pemilihan atap rumah sejuk telah menjadi pertimbangan menarik bagi pemilik kediaman. Terlebih jika mereka hidup di Indonesia yang terkadang sangat panas. Pada daerah pegunungan sekalipun tidak menutup kemungkinan gerah.

Tidak heran jika kebanyakan toko material selalu menyediakan bahan material tersebut. Fungsinya untuk membuat kediaman lebih nyaman sudah terasa sejak lama. Bahkan menjadi bahan rebutan untuk kelengkapan rumah.

Harus diketahui mungkin jika membedakan dengan atap biasa, dari luarnya tidak ada perbedaan jauh. Tapi setelah kita pasang, baru perbedaan tersebut terasa. Tentunya dengan hawa lebih adem dan menenangkan jiwa.

Pilihan Atap Rumah Sejuk Berkualitas Tinggi

Bagi Anda yang belum pernah membeli produk material satu ini, disarankan mencari pilihannya. Toko bangunan pasti memiliki brand atau merek yang banyak. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan sebagai pilihan terbaik.

1. uPVC

Rekomendasi pertama untuk atap kediaman agar dingin setiap saat itu uPVC. Sampai sekarang banyak yang menyarankan karena memang tahan terhadap suhu tinggi. Terlebih dengan panas di negara kita yang menyiksa.

Pada bahan berupa uPVC, nantinya kita dapat menemukan ada rongga udara. Karakteristik lainnya yaitu bergelombang dan berongga sehingga kuat. Hal ini disebabkan karena aliran udara akan tetap terjaga stabil.

2. Semen

Semen atau beton memang telah lama dipakai sebagai pilihan dengan tingkat efektifitas tinggi. Saat kita pertama menyentuh semen kering, tentu begitu sejuk. Hal ini disebabkan karena mampu menyerap suhu panas.

Sebagai atap kediaman agar dingin, nantinya Anda bisa menambah dengan cat. Apalagi supaya tidak terlalu terpengaruh oleh cuaca panas maupun hujan. Pastikan supaya instalasi atap semen tetap dilakukan dengan baik.

3. Hijau

Atap hijau sering juga disebut sebagai green roof dan telah banyak dipakai pada pedesaan. Tidak heran cocok juga digunakan pada perkotaan karena sejuk. Apalagi disini akan menggunakan media berupa vegetasi.

Vegetasi sendiri menampilkan media tumbuhan sebagai atap pada kediaman Anda. Tidak heran mampu menyerap panas sekaligus tetap ramah lingkungan. Terutama dalam tujuan menghadapi iklim berat di Indonesia.

4. Tanah Liat

Tanah liat bisa dibilang masih termasuk banyak digunakan saat ini. Pada daerah apapun memang suka dengan fungsinya yang mampu meredam suhu tinggi. Panasnya suhu di Indonesia akan menghilang dengan cepat.

Belum lagi tampilan dan warna atap tanah liat juga cenderung bagus. Bahkan sekarang sudah dilengkapi dengan beberapa warna berbeda ditambah dengan perlindungan. Tidak lain supaya atapnya bisa tahan lebih lama.

5. Bitumen

Selanjutnya Anda juga dapat mempertimbangkan atap rumah sejuk berupa bitumen. Sering juga disebut sebagai atap aspal dengan kemampuan terbaik. Apalagi jika kita pasang pada daerah yang memiliki iklim tropis.

Keunggulan lain bitumen yaitu mampu tahan terhadap segala macam cuaca. Saat kemarau, nantinya rasa gerah akan segera menghilang drastis. Akan selalu dingin dan nyaman saat berada di rumah tanpa masalah.

Sebenarnya tipe bitumen juga bagus digunakan pada perumahan ramai. Tidak lain disebabkan karena bisa meredam suara lingkungan sekitar dengan efektif. Bitumen fungsinya memang terbilang cukup melimpah.

6. Kayu Ulin

Kayu ulin termasuk bagus dikategorikan sebagai atap kediaman agar dingin. Kayu satu ini berasal dari Kalimantan dan telah terkenal mampu menahan panas dengan baik. Lalu dari segi tampilannya semi tradisional.

Selain itu kayu ulin memang dilengkapi dengan pori-pori lebar. Hal ini tidak lain karena adanya sirkulasi udara dalam rumah akan terjaga. Tapi harus bersiap karena perawatan rumit harus diberikan selalu.

Agar tambah dingin, pastikan memakai beragam perlengkapan atau bahan material tidak panas. Tentu agar mendukung supaya suhunya bisa tetap rendah. Hasilnya atap rumah sejuk tersebut terasa nyaman seterusnya.

Mau tau info dan tips atap uPVC lainnya dari Grahaexcel? Langsung klik link video berikut ya! https://www.youtube.com/watch?v=4IovfLs-kr8